Sabtu, 02 November 2013

Bentuk Bangunan Masjid di Indonesia.

0 komentar
Bentuk bangunan Masjid di Indonesia. Menyimpang dari tiga bentuk tersebut, pengatapan bangunan masjid-masjid di Indonesia pada umumnya berbentuk limas dan bertingkatkan. Ada yang tidak memakai kubah ( misalnya, masjid-masjid tua di Jawa ) dan ada pula yang memakai kubah ( misalnya, masjid-masjid di sumatera ). Ada pula yang beratap datar dengan kubah di bagian sholat, seperti Masjid Istiqlal di Jakarta.

Masjid Sebagai Pusat Tempat Tumbuhnya Kebudayaan

0 komentar
Masjid sebagai pusat tempat tumbuhnya kebudayaan di samping dia sebagai pusat-pusat masyarakat islam tempat mengokohkan hubungannya kepada Allah SWT. Di masjid itu mereka berkumpul tiap hari, terutama sekali seminggu tiap jum’at untuk mendengarkan khutbah imam. Pertemuan –pertemuan para jama’ah di bawah pimpinan Imam  yang rawatib  sebelum sembahyang dan sesudah sembahyang sangatlah penting artinya untuk membuat tujuan hidup dan rasa kekeluargaan para jama’ah sehingga jadi berurat dan berakar. 

Pesan dan Nasehat KH. Hasan Abdullah Sahal Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo Jawa Timur Indonesia

0 komentar
Ya.......Allah..............

Santriku… 
semoga tatkala pesan-pesanku ini mulai kau baca, hatimu masih benderang dengan cahaya rahmat Ilahi, hingga tak ada sebutir debupun melekat di hatimu, menutupi nuranimu untuk menerima secercah cahaya ini. 

Santriku… 
ketahuilah! 
Sesungguhnya segala sesuatu yang ada di seluruh jagat raya ini sudah diatur secara tertib oleh Allah. 
Tebarkanlah pandanganmu maka akan kau saksikan betapa indahnya paduan gunung, lembah, dan ngarai serta luasnya bentangan samudera. 
Juga matahari, bulan, bintang dan sejumlah gugusan planet lainnya, semua begitu indah dan tertib, tertata sesuai dengan kebijaksanaan-Nya. 

STRATEGI ACTIVE LEARNING

0 komentar
لعب الإشارة
A.    PENGERTIAN

Permainan isyarat adalah permainan yang dilakukan dalam pelajaran maharoh al-istima’ dan maharoh al-kalam.karena dalam strategi ini pada dasarnya penekanan terhadap keahlian mendengar dan pengucapan siswa.
Permainan ini juga menuntut peserta didik untuk bisa aktif berbicara dan mendengar serta berani tampil di depan umum.

Seni untuk Kebaikan

0 komentar
Cinta pada keindahan adalah kecenderungan tiap manusia. Ia adalah fitrah yang dianugerahkan Allah SWT kepada manusia. Dia memberi kebebasan kepada setiap manusia untuk mengekspresikan keindahan yang merupakan nalurinya. Manusia diperkenankan melakukan kreativitas yang mendukung fitrahnya. 

Allah SWT membuktikan kepada manusia bahwa Dia adalah Sang Pencipta keindahan. Salah satu nama Allah SWT dalam al-Asma al-Husna adalah al-Badi' yang berarti bahwa Dia adalah Tuhan yang selalu mendesain sesuatu dengan indah. Indahnya alam raya dengan segala isinya adalah bukti bahwa Allah SWT adalah Tuhan yang Mahaindah. Rasululah SAW menegaskan, ''Sesungguhnya Allah itu Mahaindah dan mencintai keindahan.'' (HR Muslim) 

Kontributor

Diberdayakan oleh Blogger.