Kamis, 21 November 2013

Bagaimana caranya syukur?

0 komentar
1.Kurman

            Kurman adalah kependekan dari “ mensyukuri manusia”. Mengapa ?  Sebab praktis tidak ada kenikmatan Allah yang tidak dilewatkan manusia sebagai perantara nikmat.

Demikian pentingnya peranan manusia sebagai perantara nikmat, sampai-sampai Nabi bersabda: man lam yasykurinnaasa lam yasykurillah – man lam yasykurunnaasa laa yasykurullooha – barang siapa yang tidak syukur kepada manusia, sama dengan tidak syukur kepada Alloh. Nah!

4 cara Syukur

0 komentar

            Rasa syukur yang tulus akan mengaktifkan Law of Attraction atau keberuntungan dalam hidup kita. Lalu bagaimanakah caranya memupuk dan mengembangkan rasa syukur kita ?

Ada sediktinya 4 cara yang bisa kita lakukan, terutama bagi Anda yang belum menjadikan syukur sebagai sesuatu yang otomatis.
  1. pertama adalah dengan membuat Jurnal Rasa Syukur, yaitu sebuah buku atau catatan harian yang berisi semua ungkapan rasa syukur, ucapan terima kasih, kesenangan atau peristiwa keberuntungan yang Anda alami selama ini. Michael Losier menyebutnya sebagai Jurnal Bukti Kemakmuran (Journal of Abundance Evidence). Saya lebih senang menyebutnya sebagai Buku Harian Keberuntungan (Lucky Diary) sebagaimana istilah yang dikemukakan oleh Richard Wiseman dalam bukunya Luck Factor.

Sebab Kurangnya Rasa Syukur

0 komentar
  

Alloh menyebutkan dalam kitab-Nya, bahwa makhluk tidak akan mampu menghitung nikmat-nikmatNya kepada mereka. Alloh ‘Azza min Qo`il berkata,

وَإِن تَعُدُّواْ نِعْمَةَ اللّهِ لاَ تُحْصُوهَا
“Dan seandainya kalian menghitung nikmat Alloh, kalian tidak akan (mampu) menghitungnya.” (an-Nahl: 18)

           Maknanya, mereka tidak akan mampu bersyukur atas nikmat-nikmat Alloh dengan cara yang dituntut. Karena orang yang tidak mampu menghitung nikmat Alloh, bagaimana mungkin diaakanmensyukurinya?Barangkali seorang hamba tidak dikatakan menyepelekan jika dia mengerahkan segenap usahanya untuk bersyukur, dengan mewujudkan ubudiyah (penghambaan) kepada Alloh, Robb semesta alam, sesuai dengan firmanNya,

Rabu, 20 November 2013

KULIAH UMUM BABAK KETIGA 2004

0 komentar
TENTANG KEPONDOKMODERNAN

Di Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo
Selasa, 21 Desember 2004 M
Oleh KH. Hasan Abdullah Sahal


            Assalamu’alaikum Wr. Wb.
            Sejarah Pondok Pesantren, tidak lepas dari sejarah dunia. Pondok Pesantren itu tidak ada kecuali di Indonesia. Zaman nabi Adam tidak ada, nabi Nuh, Idris, Hud, Ibrohim tidak ada dan juga pada zaman nabi Muhammad SAW tidak ada. Adanya hanya di Indonesia. Karena itu kami selalu mengingatkan tentang fungsi Pondok Pesantren sebagai benteng, benteng dari penjajah dan penjajahan. Kamu yang sudah belajar dan membaca sejarah umum, sejarah dunia, sejarah Islam kemudian sejarah khilafah Islamiyah sampai runtuhnya khilafah Islamiyah oleh Mustofa Kamal Pasa dengan ributnya Timur Tengah antara Raja Sa’ud dan Syarif Husain. Lantas berdirinya Pondok Modern yang dibuat sedemikian rupa. Kalau fungsi Pondok Pesantren sekedar seperti yang sudah ada pada umumnya mendingan tidak usah mendirikan Pondok. Jadi waktu 1925 setahun menjelang tahun 1926, pesantren yang ada di Indonesia, pesantren salaf atau pesantren tradisional atau pesantren model lama, temboknya  masih sulit ditembus oleh kemajuan dan kemodernan.

KULIAH UMUM BABAK KETIGA 2004

0 komentar
TENTANG KEPONDOKMODERNAN
Di Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo
Selasa, 20 Desember 2004 M
Oleh KH. Drs. Imam Badri

Bismilahirrahmanirrahim
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Wa in ta’uddu ni’mata Allahi la tuhsuuha
Subhanaka la ‘ilma lana illa ma ‘allamtana
Robbi syrah lii sadri wa yassir lii amrii wahlul ‘uqdatammilisaani yafqohu qoulii

Anak-anakku, santri Pondok Modern Darussalam Gontor, baik tingkat mahasiswa maupun tingkat KMI. Situasi dalam pertemuan ini dan selanjutnya hendaknya seperti situasi tadi malam, setelah diperingatkan dan seterusnya begitu akan lebih tenang lagi. Kamu semuanya datang disini untuk mendengarkan, bukan hanya untuk mendengar. Mendengar itu bukan hanya sekedar mendengar, tapi mendengarkan itu artinya melibatkan dirimu untuk mendengarkan, untuk mengikuti. Dalam bahasa arabnya ”yastami’u” bukan hanya yasma’u. Ketika kamu yastami’, yasma’ suara burung, tapi kamu sekarang ini mendengarkan. Tadi malam saya sangat setuju apa yang dikatakan Pak Hasan, satu anak yang bincang-bincang lima puluh keluar, satu anak yang ngantuk dua puluh lima keluar. berarti kamu tidak memperhatikan. Kalau kamu sudah menyepelekan Pak Syukri, selaku pimpinan pondok, Pak Hasan, saya, dan guru-guru, kamu datang kesini untuk apa? Untuk mengacau, disini bukan tempatnya, diusir saja. Tidak mau, panggil polisi paksa. Itu artinya tadi malam, dan itu Khutbatul-’Arsy.

KULIAH UMUM BABAK PERTAMA APEL TAHUNAN

0 komentar

DI PONDOK MODERN DARUSSALAM GONTOR PONOROGO
TAHUN AJARAN 1424 -1425 H
OLEH : DRS. KH IMAM BADRI

Anak-anakku terlebih dahulu saya menghimbau kepada bapak-bapak guru dan anakku semuanya supaya konsentrasi, mengikuti segala kegiatan di dalam pekan perkenalan ini termasuk mendengarkan, mengikuti pidato-pidato pimpinan pondok, termasuk bapak-bapak guru dan juga saudara-saudara mahasiswa ISID.
            Anak-anakku alhamdulillahirabbi’alamin acara demi acara didalam rangkaian khutbatul arsy ini saya lihat, saya perhatikan berjalan dengan baik sekali, meskipun secara jujur diakui disana sini memang ada kekurangannya. Panitia telah bekerja giat, anak-anak kelas enam prima alhamdulillah. Anak-anakku semuanya harus mengikuti pekan perkenalan ini, anak-anak yang sekarang berada di Australia, teman-temanmu mengikuti jambore perkemahan di Australia sebanyak 11 orang, tadi pagi jam delapan sudah sampai di Adelaine di Australia. Inipun tidak bebas dari pada Khutbatul Arsy maka anak-anak santri ang tidak mmengikuti Khutbatul Arsy sekarang ini pergi ke Australia jambore di Australia mengkuti atau menunaikan ibadah haji kalau mereka sudah datang wajib di karantina, tolong ustadz pengasuhan santri dengarkan baik-baik, anak-anak KMI yang jambore di Australia atau santri Gontor yang menunaikan ibadah haji wajib di karantina,mempelajari tentang Khutbatul Asy dan diuji, kalau belum lulus jangan masuk kelas. Anak-anakku tadi malam hampir semua guru-guru tua, guru senior, guru-guru muda hampir semuanya keliling pondok untuk mengetai medan pondok menjelang apel tahunan untuk memberi support kepada anak-anakku yang telah bekerja dengan sungguh-sungguh, bekerja secara mati-matian meskipun tidak mati, tadi malam alhamdulillah saya sampaikan di mesjid Pusaka semua  ini keluar dari pada kamarnya, keluar dari pada rumahnya tapi kamar dan rumah harus tetap aman untuk mengetahui megan pusatnya di lapangan dan juga di aula ini dan juga di tempat yang sepi dalam pondok ini harus terjangkau dari perhatian kita, terjangkau dengan keliling kita, yang bersembunyi-sembunyi disungai harus kita kita ketahui sedang apa. Tadi malam telah dikerjakan dan terima kasih pada semuanya itu,  keadaan semua itu harus dilanjutkan. Anak-anakku yang sangat saya sayangi, alhamdullihirrobil alamin anak-anakku untuk menyelenggerakan khutbatul arsy’ ini termasuk apel tahunan telah dikeluarkan dana tidak kurang dari setengah miliar, luar biasa, kita bisa, kita mampu, dari kita  untuk kita, dari pondok untuk pondok, dari santri untuk santri, ini yang disini belum yang dipondok-pondok cabang,, saya perkirakan dana untuk apel tahunan ini satu miliar.yang disini sekitar setengah miliar, 400 juta untuk melengkapi drum  band, alhamdulillah. Maaf-maaf saja tidak ada pondok yang bisa seperti ini, diluar jarang. Ini bukan untuk membanggakan diri. Karena alat-alat ini sangat rumit, dengkok sedikit saja sudah berbeda, maka setelah membeli alat-alat baru harus dirawat dengan baik, kemudian setelah berunding dengan ust. Hasan alat-alat yang lama yang diperlukan oleh Darul Ma’rifat kita serahkan kepada Darul Ma’rifat, sedang alat-alat yang tidak diperlukan di Darul Ma’rifat diserahkan ke Darul Muttaqien.
            Anak-anaku alhamdullihirrobilalamin, masing-masing  menampilkan kebolehannya, luar biasa, guru-guru menampilkan kebolehannya tidak ada yang ngantuk, pakaiannya prima-prima, jasnya hitam-hitam, bujunya putih, kopiahnya hitam, luar biasa, memang sudah saya katakan semua sudah prima, kesehatannya prima, perasaanya prima, otaknya prima, gerak-geriknya prima. Saya katakan ke guru-guru muda tadi malam, kesehatanmu harus prima, kalau kurang prima cari obat, bilaperlu makan telur ayam  mentah. Nah anak-anakku alhamdullilah drumbandnya prima seakan-akan ketika itu saya tidak berada di Gontor, saya dibawa alun seakan-akan ketika itu saya berada di Senayan, seakan-akan berada di Gelora Bung Karno. Alhamdulliah latihannya bukan main, pelatih-pelatihnya luar biasa, yang dilatih lebih disiplin daripada yang melatih, sehingga yang melatih itu ikut-ikut berdisiplin, seperti saya begini kadang-kadang terbawa karena anak-anak disiplin datang pada waktunya terpaksa saya datang. Tablo olahraga, penampilan olahraga berbeda dengan yang lalu, kalau dulu itu bersifat lelucon, kadang-kadang juga kegadis-gadisan, lelucon, tapi ini tidak akan tetapi menampilkan yang sesungguhnya walapun masih kurang bersungguh-sungguh, saya setuju dengan hal ini, jadi tidak menampilkan lelucon tapi sungguh-sungguh kalau perlu mendatangkan yang lebih hebat lagi, yang lebih sungguh-sungguh lagi. Reog masya Allah sudah berhari-hari mereka latihan, singa depoknya ya Allah sangat memukau apalagi anak-anak Depok dan sekitarnya, tepuk tangan luar biasa, alhamdulilahirrobilalamin.
            Anak-anakku, tak kenal maka tak sayang, jangan-jangan anakku ada yang tidak mengikuti kurang paham, untuk apa sih seperti ini, kita nih disuruh untuk belajar, hal-hal seperti  ini harus dikenalkan, sering kita hadapi, sering  kita dengarkan bahwa kita ini tidak hanya mendidik tetang pede (percaya diri ) saja, tidak mendidik ilmu atau eksak saja, tidak mendidik tentang bahasa arab saja, itu iya tapi tidak itu saja. Anak-anakku ini semua pendidikan untuk menghadapi kehidupan, pendidikan kehidupan, dimasyarakat ada khutbah, maka kita latih, dimasyarakat ada olahraga, kita latih !, di masyarakat ada pidato, maka dilatih disini. Ada drum band, dilatih disini, kebersihan diri masyarakat ada, dilatih disini, sampai-sampai bagian bersih lingkungan bangga, “Annadzofatu minal iman”, ketika ditanya tentang giandongnya, sapunya dibentangkan, luar biasa. Dan giandong itu sangat penting, sampah-sampah dimana saja kita punguti, memang sampah itu dimana saja selalu membuat masalah. Di Jakarta sampah menjadi masalah, begitupun disini juga mulai menjadi masalah namun dengan adanya giandong ini, pondok sudah mulai baik kebersihannya walapun perlu ditingkatkan. Anak-anakku kegiatan selanjutnya, nanti malam dan selanjutnya masih ada pidato-pidato maka semua harus diikuti. Mengenal pondok tidak hanya fisik pembangunanya saja tetapi mengenal pondok itu kenalilah sejarahnya !, kenali prinsip-prinsip pondok, pilosofis pondok, dst.memang banyak yang harus dipahami dan tidak  boleh berhenti, maka dikatakan khutbatul arsy itu tidak bisa hanya disampaik dalam dua atau tiga hari, satu minggupun belum cukup untuk menyampaikan tentang pondok itu. Sudah disusai pekan perkenalan atau pengenalan pondok ini disampaikan sepanjang tahun, baik di ISID maupun disini, baik disini maupun di IKPM-IKPM, beberapa tokoh memperkenalkan pondok ini, memberi pengertian kepada masyarakat, kepada IKPM, kepada keluarga, kepada anak-anak semuanya. Memberi perkenalan pondok ini dengan lisan, dengan pidato-pidato, dengan tulisan-tulisan wardun dan sebagainya, dengan tingkah laku, bil kalam, bil hal, juga dengan tingkah laku juga dengan menulis untuk memperkenalkan pondok. Inilah salah satu kekuatan pondok, siapa tahu disini ada chanel TV, TV Pondok Modern Gontor.
            Anak-anakku kegiatan selanjutnya nanti malam ini akan disampaikan pidato Bapak Pimpinan mengenai banyak hal. Umpayanya pondok itu apa ? Mengapa dikatakan modern ? Pondok ini modern, modern tapi pondok, pondok tetapi modern . maka anda harus kenal. Juga akan disampaikan tentang pendidikan pondok ini apa ?, panca jiwa itu apa ? dasar idealnya panca jiwa, dasar operasionalnya panca jangka, harus paham betul-betul tentang  panca jiwa pondok, tentang panca jangka pondok apa ? semua harus kenal sampai kelas satupun  harus hapal. Panca jiwa itu apa saja ? panca jangka itu apa saja ? tidak sekedar hapal tapi mengerti, setelah mengerti diamalkan, inilah. Akan disampaikan juga tentang pendidikan dan pengajaran dipondok ini, seperti apa pendidikan ini ? apa tujuannya ? kalau kelas satu tidak tahu ini bahaya, kelas enam apalagi lebih bahaya, apa sih tujuan pendirian pondok ini ? padahal tujuan pendidikan itu penting sekali, akan dibawa kemana anak-anak ini semua ini dibawa oleh pondok ? tujuannya kemana ? tujuannya ke  Mekah, apa ke Malaysia atau ke Honolulu.
            Anak-anakku, kunci  keberhasilan santri disini itu apa ? semuanya ingin berhasil, kuncinya itu apa ? nanti akan disampaikan. Yang penting lagi kadang dipampangkan panjang seperti itu, “Datang kesini mencari apa ?” ke Gontor apa yang kau cari ? kesini mencari apa ? mencari ijazah ? apa mencari teman ? apa mencari enak ? apa mencari senang, apa mencari kiainya ? apa mencari bahasa arabnya saja ? dst. Gontor itu ramuan, yang sudah diramu sejak dulu, jadikan gulai ada nasinya, ada dagingnya, ada brambangnya, ada kecapnya, semuanya itu merupakan ramuan yang harus dimakan semuanya. Ada olah raganya, ada muhadhorohnya, ada organisasinya merupakan satu ramuan seperti gulai satu ramuan. Kamu membeli gulai yang kamu piih kecapnya saja gebres-gebres, yang kamu makan brambangnya saja kamu mengatakan nggak enak ini, gulai kok seperti ini kalau gulai dimakan brambangnya saja tetapi kalau semua ramuan itu dimakan semuanya rasanya enak sekali, satu piring masih tambah lagi dua piring, enak sekali! Ada dagingnya, ada daun jeruknya, begitu seterusnya. Kamu harus kenal, datang kesini kamu mencari apa? Juga disiplin akan diterangkan min tijanil ma’had hua attamasuk bin nidhom. Tanpa disiplin rusak, dan anak-anakku dilatih berdisiplin, disiplin waktu, displin ibadah, disiplin organisasi, disiplin pinjam meminjam, disiplin dalam pergaulan, disiplin juga bahasa, apa saja bahasa itu. Cara mengajarkan bagaimana? Untuk apa diajarkan bahasa ? Olah raga, semuanya harus olah raga …………………..dst.
            Tahun ini adalah disebut sanah tarkiyah, tahun peningkatan bagi guru, bagi mahasiswa yang sudah tidak mau ditingkatkan, tidak mau mengikuti kuliah, tidak mau ditingkatkan sudahlah, Out! Pertimbangan pimpinan pondok sangat ringan, mahasiswa, guru, yang tidak mau mengikuti kuliah. KMI ditingkatkan, Putri ditingkatkan, bangunan juga ditingkatkan, syukur kalau kesejahteraan ditingkatkan. Drumband ditingkatkan, semuanya ditingkatkan sesuai dengan kemampuan pondok kita ini. Yang penting lagi untuk itu maka kita canangkan sanah jiddiyah ( tahun kesungguhan ) yang memang oplak aplek tidak mau mengurusi kepengurusan pindahkan! Diskors dsb, itu sangat ringan sekali. Tahun peningkatan kebersamaan , kelihatannya kebersamaan ini mulai agak berkurang maka mumpung awal tahun dibenahi. Kalau sukses awal tahun menolong sekali sampai akhir tahun. Will Began Hope Done. Permulaan yang baik itu separuh dari perjuangan, separuh dari pada kemenangan, separuh dari pada perbuatan. Maka ini dimulai dengan yang sebaik-baiknya Will Began Hope Done. Tahun peningkatan pengorbanan dengan kata lain tahun memerangi ego, memerangi ananiyah. Dimulai dari ego bermunculan coba tahun ini kita perangi ego itu. Ego itu memang ada tetapi kalau sudah terlanjur ego-ego itu sangat berbahaya terutama didalam pondok ini. Tahun memerangi ananiya-ananiya dan ego, katakanlah maslahatul ma’had fauqo maslakhatil afrod, maslakhatul ma’had fauqo maslakhatil ahli, maslalhatul ma’had fauqo maslakhati organisasi dan golongan. Sekali lagi yang penting anak-anakku adalah hasrul afkar dalam beberapa waktu ini terutama guru-guru, pengurus semua santri.  Yang menghadap ke pimpinan pondok supaya dibatasi, kadang-kadang kepentingan pribadi supaya agak dibatasi, tengah-tengah musyawarah, tengah-tengah  berpidato nylonong sehingga pikiran kurang bisa konsentrasi. Anak-anak yang minta ijazah dibatasi, ini betul-betul konsentrasi kepada satu-satunya acara yaitu Khutbatul Arsy. Guru-guru, pengurus semua santri. Undangan –undangan dari luar dibatasi, ceramah-ceramah diluar, da’wah didesa-desa supaya dibatasi, supaya bisa kompak didalam menghadapi yang satu ini.
            Anak-anakku selain dari pada itu anda perlu mengetahui apel atau kita ini semuanya pimpinan pondok, bapak-bapak guru masih mengahadapi apel dan pidato pimpinan untuk pondok cabang. Pondok putri apel, Pimpinan pondok datang. Pondok Magelang, pondok Kediri, Pondok di Banyuwangi, kalau di Budahua sekarang ini menghadapi ujian pertengahan tahun, di Kendari sekarang ini ujian pertengahan tahun. Dulu sudah pernah ada khutbatul arsy di awal tahun. Sedangkan energi dan tenaga-tenaga kamu semuanya itu. Maka dari itu tolong bapak-bapak, saudara-saudara, anak-anakku doakanlah kami ini semuanya, semoga kita ini diberi kekuatan lahir dan batin, semoga KH. Sukri Zarkasyi lekas diberi kekuatan jasmani dan rokhani, lekas sembuh mudah-mudahan dalam waktu 2 atau 3 hari ini bisa kembali ke Gontor ini meskipun barang kali kesehatannya tidak seprima dulu, apapun yang terjadi pondok harus berjalan dengan lancar, semoga anak-anakku semuanya juga diberi kekuatan lahir dan batin, orang tuamu juga begitu di beri kekuatan lahir dan batin, kekuatan lahir tidak cukup harus diimbangi dengan kekuatan batin selain itu diberi hidayah dan taufik, kalau hidayah allah dan taufik tidak diberikan kepada kita, kita bisa sesat. Ada ulama’ karena tidak mendapat hidayah bisa sesat, profesor doctor ada kemungkinan bisa sesat karena memang hidayah Allah tidak diberikan kepada mereka itu. Itu sebabnya kita selalu mendekatkan diri kepada Allah supaya kita ini diberi hidayah dari Allah swt, Amin.SEmuanya banyak yang kita pikirkan ini apalagi kalau sudah kita sampaikan tentang panca jangka supaya semuanya itu tidak lepas dari benak pikiran pimpinan pondok, ketua-ketua lembaga, bapak-bapak guru dsb. Sungguh berat kalau kita tidak diberi kekuatan tetapi kalau Allah memberi kekuatan sedikit kepada kita Insya Allah kita melaksanakn semuanya itu meskipun ada kekurangannya.
          











KULIAH UMUM BABAK PERTAMA APEL TAHUNAN
DI PONDOK MODERN DARUSSALAM GONTOR PONOROGO
TAHUN AJARAN 1423 -1424 H
OLEH : KH. HASAN ABDULLAH SAHAL

            Apa yang ada dipondok ini sudah banyak ditiru, jadi kita ini sudah ditiru seperti di Ngabar, Arissalah, Al Islam sampai di pondok pesantren alumni kalau apel tahunan ya seperti kita ini. Juga pakai juri, pakai penilaian pakai atraksi-atraksi juga. Kita lihat di Mantingan, di Mawaddah, di Darunnajah juga  saya pernah kesana diadakan seperti ini. Jadi tampaknya di seluruh pondok alumni dan pondok cabang diadakan apel tahunan dan polanya hampir sama atau mirip atau ditambah atau dikurangi. Maka karena kita ini sudah ditiru dan tampaknya yang ditiru ini masih baik kita jalankan terus nilainya, tingkatannya. Anak-anakku sekalian kalau kita lihat malam jum’at ada alumni bicara dengan saya “ Pak Hasan kalau udah malam jum’at seluruh Indonesia itu berteriak-teriak jihad fi sabilillah, la itu muahdhoroh-muhadhoroh itu. Di Sumatera, di Aceh kalau malam jum’at struggle,  English language very important kalau malam senin, jadi kalau malam jum’at kita tidak terasa bahwasanya dari Sabang sampai merauke itu ada latihan berpidato, kita tidak terasa antum hanya begitu untuk belajar berpidato teriak jihad-jihad, atau belajar-belajar. Hari ini udah kita jalankan beberapa hal, memang selama ini sudah kita nilai alhamdulillah baik. Jumlah yang ikut apel tahunan dari siswa dan mahasiswa 4037 ( ini yang berdiri ) yang duduk ustadz-ustadz dan para tamu 551, jadi jumlah semua yang ada di depan kamu semua 4588, belum orang –orang kampung dan anak-anak kecil yang nonton kita dengan segala macamnya. 4500 pasang mata, 4500 pasang telinga. Pondok-pondok alumni ada juga hymen oh pondokku. Lagu hymen oh pondokku dimana-mana mengharukan terutama untuk pondok pesantren alumni atau para alumni IKPM-IKPM itu.
            Sekarang ini saya akan umumkan pemenang lomba gerak jalan antar konsulat :
  1. Yang terjelek pertama : Konsulat Cirebon I dengan nilai : 1020
  2. Yang terjelek kedua    : Konsulat Bekasi I dengan nilai : 1075                     
  3. Yang terjelek ketiga    : Konsulat Aceh I dengan nilai : 1090
  4. Yang terbaik ketiga     : Konsulat Surabaya I dengan nilai : 1420
  5. Yang terbaik kedua     : Konsulat Ponorogo Dalam I dengan nilai : 1465
  6. Yang terbaik pertama  : Konsulat Gresik I dengan nilai : 1585
Nanti malam kita masih ada acara, maka sekarang ini kita kumpulkan energi, kumpulkan tenaga untuk acara nanti malam.
Aqulu qauli hadza nastagfirullah li wa lakum wa sairil muminina wal muslimat men kulli dzanbin wastagfirullaha ghofururrohim. Berikanlah kepada kami, kepada anak-anak kami kekuatan, kesehatan, kesabaran, ketabahan sehingga bisa dengan baik menjalankan tugasnya. Wassalamu’alaikum wr.wb
       



KULIAH UMUM BABAK PERTAMA 2004 M

0 komentar

TENTANG KEPONDOKMODERNAN
Di Pondok Modern Darussalam Gontor
Ponorogo
Senin, 20 Desember 2004 M
Oleh KH. Abdullah Sukri Zarkasyi MA

Bismilahirrahmanirrahim Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar wa lillahilhamd. Kelas lima, Allahu akbar, mahasiswa, Allahu akbar, semangat bukan main. Kelas enam, kelas satu, kelas empat, Gontor II, luar biasa. Mengukur sebuah kekuatan, merangkum sebuah kekuatan, menciptakan sebuah kekuatan, menggambarkan sebuah kekuatan, itulah Khutbatul – ’Arsy. Memperkenalkan seluruh apa yang ada di pondok kita ini, tentang bagaimana kita melaksanakan, bagaimana kita mengelola pondok ini secara keseluruhan insya Allah nanti akan kami terangkan. Siang ini tidak akan kami terangkan panjang lebar, nanti malam akan kita terangkan panjang lebar, dengan memanfaatkan LCD/proyektor, diluar ada satu, di Timur ada satu, di Barat ada satu, dan di belakang ada satu. Kita mempunyai empat LCD/proyektor yang siap dipakai, tekhnologi modern yang canggih.

KULIYAH UMUM BABAK IV 2003

0 komentar

PEKAN PEERKENALAN DI PONDOK MODERN GONTOR

Oleh : KH. ABDULLAH SUKRI ZARKASYI MA.

  
          Dimana letak sasaran pendidikan pondok kita ?. Banyak orang melihat kurikulum pendidikan Gontor, banyak orang yang melihat pelajaran di Gontor, yang lain melihat pengajaran bahasanya. Padahal sasaran pondok kilta bukan hanya pelajaran saja, sasaran utama  adalah mental attitude. Pendidikan mental, itulah yang lebih kita utamakan. Pelajaran hanya sebagai sarana untuk pendidikan mental. Dengan modal mental anak Gontor dapat mengejar ketinggalan mereka dalam bidang keilmuan, mental juga membuat anak kita leading dalam berbagai hal lainnya seperti ; leadership, organisasi, dan berbagai kegiatan kemasyarakatan. Itu seluruhnya dilaksanakan oleh anak Gontor.

KULIYAH UMUM BABAK III 2003

0 komentar
PEKAN PEERKENALAN DI PONDOK MODERN GONTOR

Oleh : KH. HASAN ABDULLAH SAHAL

                  
          “Bondo Bahu Pikir Lek Perlu Sak Bojone Pisan” Pak Hasan, Bu Hasan , Pak Sukri, Bu Sukri, Pak Badri Bu Badri,semuanya bondo bahu pikir lek perlu sak bojone pisan. Yang putri “ Bondo Bahu Pikir Lek Perlu Sak suamine Pisan “ harus begitu, kalau tidak jangan berjuang di Mantingan, inilah yang membikin eksisnya pondok, yang mengabadikan umurnya pondok.

KULIYAH UMUM BABAK III 2003

0 komentar
PEKAN PEERKENALAN DI PONDOK MODERN GONTOR
Oleh : KH. Drs IMAM BADRI

          Sungguh banyak sekali yang harus kita syukuri termasuk kelancaran jalannya Khutbatul Arsy. Tahun ajaran ISID kita awali pada bulan  Syawwal sama dengan KMI dan ini sudah berjalan pada tahun ayang lalu. Dan sekarang dalam baris pun lebih baik, namun demikian “even the best can be improved “ kita harus lebih baik dari sebelumnya, semuanya diabsen, mahasiswa, guru–guru, santri, juga seluruhnya diabsen.

KULIYAH UMUM BABAK III 2003

0 komentar
PEKAN PEERKENALAN DI PONDOK MODERN GONTOR
Oleh : KH. ABDULAH SYUKRI MA

          Al Ma’had La Yanam Abadan, pondok kita tidak pernah tidur selalu ada orang yang terjaga melasanakan tugas–tugasnya itulah yang namanya al ma’had la yanam abadan. Dinamika kehidupan pondok yang senantiasa berjalan tanpa batas baik dalam pondok atau luar pondok, sepak terjang, tingkah laku penghuni pondok dari urusan pendidikan, urusan dana, urusan wakaf, urusan pembangunan, urusan kesejahteraan keluarga dilaksanakan dengan baik.

KULIYAH UMUM BABAK II 2003

0 komentar
KULIYAH UMUM BABAK II PEKAN PEERKENALAN DI PONDOK MODERN GONTOR
PEKAN PEERKENALAN DI PONDOK MODERN GONTOR
Oleh : KH. Abdulah Syukri Zarkasyi MA
         
      Ketika Pak Sahal ditanya “ Kenapa mendirikan pesantren ? “ Maka jawabannya adalah karena naluri, sebagai anak kyai maka beliau  mendirikan pesantren. Pendidikan pesantren adalah pendidikan yang paling afdol, apalagi dengan totalitas pendidikan di pondok, dimana selama 24 jam santri tinggal di dalam kampus pondok, melihat, mendengar, mengerjakan tugas, beraktifitas, hingga ada gesekan – gesekan asal tidak sampai menjadi benturan.

KULIYAH UMUM BABAK II 2003

0 komentar
PEKAN PEERKENALAN DI PONDOK MODERN GONTOR
Oleh : KH. Hasan Abdullah Sahal

          Seluruh kegiatan yang ada di pondok ini merupakan kurikulum, bahkan sampai adanya gesekan – gesekan dalam beraktifitas seperti yang disampaikan oleh Ust. Abdullah Syukri tadi itu juga termasuk kurikulum, Pramuka itu kurikulum, berorganisasi kurikulum, bangun pagi kurikulum, berangkat tidur kurikulum dan mata pelajaran.

KULIYAH UMUM BABAK I 2003

0 komentar
KULIYAH UMUM BABAK I PEKAN PERKENALAN DI PONDOK MODERN GONTOR

PEKAN PERKENALAN DI PONDOK MODERN GONTOR

Oleh : KH. Abdulah Syukri Zarkasyi MA

Betapa kita tidak bersyukur kepada Allah, maka kita kerjakan kesyukuran itu dengan berkata, dengan berfikir dengan berbuat.
Al hamdulillah santri Gontor saat ini  berjumlah 11.115 santri, bila digabung dengan mahasiswa dan dosennya semua berjumlah 12.428 orang, Al hamdulillah. Ketika almarhum KH Imam Zarkasyi wafat jumlah santri 2.225, sekarang ini jumlahnya mencapai 12.428. Berarti  sekitar sepuluh ribu bertambahnya santri

PIDATO APEL TAHUNAN PIMPINAN PONDOK MODERN DARUSSALAM GONTOR

0 komentar

PIDATO APEL TAHUNAN PIMPINAN PONDOK MODERN DARUSSALAM GONTOR

بسم الله الرحمن الرحيم

الســلام عليكم ورحمة الله وبركاته

الحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ حَمْداً يُوَافِى نِعَمَهُ وَيُكَافِى مَزِيْدَهُ،
 يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلاَلِ وَجْهِكَ الْكَرِيْمِ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ.
 أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ  وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداً رَسُوْلُ اللهِ.

اللّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُ بِإِحْسَانٍِ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ, أَمَّا بَعْدُ. فأوصيكم واياي بتقوى الله.

PIDATO APEL TAHUNAN PIMPINAN PONDOK MODERN DARUSSALAM GONTOR 2003

0 komentar
Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo

بسم الله الرحمن الرحيم

الســلام عليكم ورحمة الله وبركاته
 الحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ حَمْداً يُوَافِى نِعَمَهُ وَيُكَافِى مَزِيْدَهُ، يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلاَلِ وَجْهِكَ الْكَرِيْمِ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ  وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداً رَسُوْلُ اللهِ.

اللّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُ بِإِحْسَانٍِ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ, أَمَّا بَعْدُ.

Bapak-Bapak Guru, Santri-santri yang kami cintai, dan Keluarga Besar Pondok  Modern Darussalam Gontor yang berbahagia.

Sabtu, 02 November 2013

Bentuk Bangunan Masjid di Indonesia.

0 komentar
Bentuk bangunan Masjid di Indonesia. Menyimpang dari tiga bentuk tersebut, pengatapan bangunan masjid-masjid di Indonesia pada umumnya berbentuk limas dan bertingkatkan. Ada yang tidak memakai kubah ( misalnya, masjid-masjid tua di Jawa ) dan ada pula yang memakai kubah ( misalnya, masjid-masjid di sumatera ). Ada pula yang beratap datar dengan kubah di bagian sholat, seperti Masjid Istiqlal di Jakarta.

Masjid Sebagai Pusat Tempat Tumbuhnya Kebudayaan

0 komentar
Masjid sebagai pusat tempat tumbuhnya kebudayaan di samping dia sebagai pusat-pusat masyarakat islam tempat mengokohkan hubungannya kepada Allah SWT. Di masjid itu mereka berkumpul tiap hari, terutama sekali seminggu tiap jum’at untuk mendengarkan khutbah imam. Pertemuan –pertemuan para jama’ah di bawah pimpinan Imam  yang rawatib  sebelum sembahyang dan sesudah sembahyang sangatlah penting artinya untuk membuat tujuan hidup dan rasa kekeluargaan para jama’ah sehingga jadi berurat dan berakar. 

Pesan dan Nasehat KH. Hasan Abdullah Sahal Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo Jawa Timur Indonesia

0 komentar
Ya.......Allah..............

Santriku… 
semoga tatkala pesan-pesanku ini mulai kau baca, hatimu masih benderang dengan cahaya rahmat Ilahi, hingga tak ada sebutir debupun melekat di hatimu, menutupi nuranimu untuk menerima secercah cahaya ini. 

Santriku… 
ketahuilah! 
Sesungguhnya segala sesuatu yang ada di seluruh jagat raya ini sudah diatur secara tertib oleh Allah. 
Tebarkanlah pandanganmu maka akan kau saksikan betapa indahnya paduan gunung, lembah, dan ngarai serta luasnya bentangan samudera. 
Juga matahari, bulan, bintang dan sejumlah gugusan planet lainnya, semua begitu indah dan tertib, tertata sesuai dengan kebijaksanaan-Nya. 

STRATEGI ACTIVE LEARNING

0 komentar
لعب الإشارة
A.    PENGERTIAN

Permainan isyarat adalah permainan yang dilakukan dalam pelajaran maharoh al-istima’ dan maharoh al-kalam.karena dalam strategi ini pada dasarnya penekanan terhadap keahlian mendengar dan pengucapan siswa.
Permainan ini juga menuntut peserta didik untuk bisa aktif berbicara dan mendengar serta berani tampil di depan umum.

Kontributor

Diberdayakan oleh Blogger.